Hitted

msn live statistics

Friday, March 23, 2012

Membuat saya menunggu

▼Kamu selalu berhasil membuat saya menunggu. ya, menunggu.

Tiga tahun yang lalu, kamu membuat saya menunggu sampai jam 5 untuk menonton film yang ternyata sudah berganti jam tayang, dan membatalkan rencana kita malam itu.

Dua tahun dan beberapa bulan yang lalu, kamu membuat saya menunggu di rumah seorang teman yang tidak membuat saya merasa nyaman, kamu bilang banmu bocor, dan kamu meminta saya menunggu.

Dua tahun yang lalu, kamu membuat saya menunggu kamu menyatakan perasaan yang saya pun belum tahu pasti ada atau tidak. kamu membuat saya menunggu satu hari penuh di tanggal delapan, hanya untuk berangkat dengan hati yang sudah tidak jelas bentuknya. kamu membuat saya menunggu kamu yang tiba-tiba muncul di dalam sebuah surat elektronik.

Selama delapan belas bulan kamu tetap membuat saya menunggu. menunggu kesempatan apapun untuk bisa bertemu kamu yang jauh disana. menunggu kamu yang akhirnya menjemput saya di ibukota. menunggu waktu dimana saya bisa melupakan dunia sejenak dan menghempaskan diri ke dalam pelukan kamu yang selalu menjadi favorit saya.

Waktu-waktu setelah berpisah dari kamu pun saya tetap menunggu. saya menunggu akan ada cerita baru yang bisa membuat saya sembuh dari luka-luka yang kamu berikan. saya menunggu kesempatan untuk bahagia kembali. saya menunggu hadiah Tuhan untuk saya yang masih bisa bernafas bahkan setelah saya kehilangan kamu yang pernah saya biarkan untuk menjadi separuh dari diri saya. separuh dari hidup saya. separuh dari perasaan saya. separuh yang menggeser logika saya.

Sapaan kamu masih saja membuat saya menunggu. saya menunggu akal pikiran saya untuk datang kembali dan menampar saya sembari berteriak mengingatkan saya bahwa kita pernah menjadi sebuah kesalahan yang menorehkan luka permanen di diri saya. kamu membuat saya menunggu akan saat-saat dimana saya akan menyesali mengapa saya harus membalas sapaan kamu di awal tahun itu. kamu membuat saya menunggu akan apa yang bakal terjadi di masa depan.

Ini sudah tiga tahun, tapi kamu masih saja membuat saya menunggu. sekarang, kamu membuat saya menunggu kabar kamu yang sedang bermain futsal. kamu membuat saya menunggu tentang apa yang akan terjadi di masa depan. kamu membuat saya menunggu tentang sesuatu yang bahkan saya belum tahu itu apa. kamu membuat saya menunggu masa depan menjawab pertanyaan; akankah kita akan bahagia berdua, ataukah kita akan bahagia sendiri-sendiri. kamu membuat saya menunggu pertanyaan kamu terjawab; apakah saya berharga untuk kamu pertaruhkan? kamu membuat saya menunggu akankah saya kembali jatuh yang entah kesekian kalinya dan harus mengulang semua usaha untuk membangun tembok dengan lebih kokoh dari sebelumnnya? kamu membuat saya menunggu untuk melihat apa yang Tuhan rencanakan untuk kita berdua.

Masih saja kamu membuat saya menunggu untuk bertemu kamu. masih saja kamu membuat saya menunggu untuk... meminjam bahu yang bisa menjadi obat yang lebih ampuh dari xanax dan pronac. menunggu untuk meminta peluk yang bisa menggantikan aspirin.

Menunggu untuk....



►N

No comments:

Post a Comment

Hit me