Hitted

msn live statistics

Monday, October 31, 2011

selamat datang, fajar

▼Gelapmu sudah kunanti dari saat senja menyapa. eh, tunggu, itu dulu, gelapmu selalu kunanti sehingga aku akan cepat bertemu lagi dengan sang senja. sehingga waktu akan berputar lebih cepat. sehingga kami akan bertemu lebih cepat. sehingga beban rindu di hati tidak lagi mengikat.

Sekarang aku takut ketika kau datang, bersama udara dingin dan tenggelamnya matahari. semuanya akan selalu terasa lebih berat disaat penghujung hari. memori tentang semuanya akan selalu terulang. bagaimana senyum itu terukir, lalu akan terus berjalan ke bagaimana air mata itu jatuh.

Bagaimana semuanya menghilang dari genggaman, menghilang dari pandangan, lalu menghilang dari jangkauan.

Fajar, kau selalu memberikan sebuah arti. dulu aku menunggumu karna kau selalu datang bersama sebuah sapaan manis. lalu kau selalu datang dengan sebuah kata cinta. lalu kau selalu datang dengan ungkapan rindu. lalu kau selalu datang dengan deru motor di depan rumah. dan kau akan berakhir dengan deru yang sama dikala Senja. Meninggalkanku bermimpi indah untuk bertemu lagi dengan Fajar yang baru.

Sekarang kau datang dengan kecemasan, akankah semua berjalan baik-baik saja? ataukah tidak? akankah semua akan berlanjut, ataukah berhenti sampai disini?

Dan ternyata semua itu terhenti.

Tuhan selalu punya cara untuk menunjukkan bahwa hanya Ia yang Maha Menentukan, tak perduli seberapa besar manusia berusaha. Mubram dan Muallaq, dua hal yang memaksakan kepercayaanku untuk patuh.

Kita bisa berencana, namun pada akhirnya, semua keputusan bukan berada di tangan kita. Tuhan adalah sutradara, dan kita adalah astrada, dimana bisa saja kita yang nampak sibuk mondar mandir sana sini, namun sesungguhnya kita hanya mengikuti apa yang Sutradara perintahkan.

Maka, jangan bermimpi tentang kau bisa mengontrol hidupmu sendiri, Nara. Fajar akan selalu datang, namun membawa aroma yang berbeda.▲

 ►N

No comments:

Post a Comment

Hit me