Hitted

msn live statistics

Sunday, February 13, 2011

ikhlas

tolong ajarin aku buat jadi ikhlas.

iya, ikhlas. terkadang, aku masih ngarep timbal balik dalam ngelakuin sesuatu. bukan timbal balik secara literal, kadang aku berharap terlalu banyak. sedangkan jika ikhlas seharusnya aku gak mengharapkan apa-apa.

aku sering ngrasain sakit karena kecewa, tapi setiap kekecewaan itu nuntun aku ke arah dimana aku ditampar sama satu kata : ikhlas. kenapa aku harus kecewa? niatnya tu aku ngasih apa nerima? kalo emang kita ikhlas ngasihnya, harusnya kita gak usah kecewa kalo gak ada yang kita terima, bahkan ucapan terima kasih sekalipun. tujuan kita ngasih kan? then when we did it, its done! beda kalo kita ngasih sesuatu dibarengin sama harapan buat dapet sesuatu, itu namanya gak ikhlas.

I know, sometimes, we cant help ourselves for being disappointed. I personally think its normal. No, its not right, but its humane. Disappointment is a thing we sometimes cudnt stand on this, I cried over some disappointments. Yeah I did, it hurt like hell, but then I cant help myself for wishing. Wondering. Hoping.

Like I just did. My friend who heard me crying said "kalo ikhlas ngapain dipermasalahin? mau digimanain kalo ikhlas yaudah, gausah ngarepin balesannya gimana." (ecie katakatamu masuk blogku! :p) I got slapped. No, I even almost get killed. yaampun, bantuin dong biar bisa ikhlas U,U

I said to myself hundred times 'aku ikhlas aku ikhlas aku ikhlas' but it wasnt enough

aku ikhlas pol mentok 101% kalo ngelakuin sesuatu. tapi kenapa aku masih kecewa juga?
mungkin selama ini aku belum ikhlas, mungkin cuma sampe di tahap yang namanya tulus. beda kan ya tulus sama ikhlas. beda gak sih? =____= its like, I made this bcs I love you, thats sincere. I sincerely love you. but then I got disappointed bcs it wasnt going the way I've expected. there. the word. expect. its not a sincerity eh?

so, if we want someone to love us back, its not a sincere love?

Dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam.
Jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.
Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu, hanya antara kau dan Dia.


those, are words.

N♥

No comments:

Post a Comment

Hit me